BRIN dan APJII Gelar Twin-Event Akabar InaRI dan IIXS 2025 di Jakarta: Dorong Hilirisasi Riset Berbasis AI

Dua nama besar dalam dunia riset dan teknologi Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), mengumumkan kemitraan strategis yang akan melahirkan sebuah twin-event berskala nasional. Ajang akbar ini, Indonesia Research & Innovation Expo (InaRI) 2025 dan Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS) 2025, siap memukau publik di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 2–4 September 2025.

Oleh rambak.co
17 Juli 2025, 14:52 WIB

JAKARTA, Rambak.co – Dua nama besar dalam dunia riset dan teknologi Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), mengumumkan kemitraan strategis yang akan melahirkan sebuah twin-event berskala nasional. Ajang akbar ini, Indonesia Research & Innovation Expo (InaRI) 2025 dan Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS) 2025, siap memukau publik di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 2–4 September 2025.

Peluncuran kemitraan ini disampaikan langsung oleh Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, bersama perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga, mitra industri, akademisi, dan komunitas riset, bertempat di Gedung BJ Habibie, Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Unlocking Innovation, Empowering the Future with AI”: Tema InaRI Expo 2025

InaRI Expo 2025 akan mengusung tema “Unlocking Innovation, Empowering the Future with AI”. Tema ini secara gamblang menyoroti peran kecerdasan artifisial (AI) sebagai akselerator utama dalam mempercepat hilirisasi hasil riset dan inovasi di berbagai sektor strategis nasional. Lebih dari sekadar pameran, InaRI Expo dirancang sebagai platform kolaborasi lintas sektor yang bertujuan menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan riil masyarakat dan industri.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menegaskan bahwa InaRI Expo 2025 adalah momen krusial untuk menunjukkan kepada publik bahwa riset dan inovasi bukanlah domain eksklusif, melainkan kekuatan transformatif yang dapat diakses dan dimanfaatkan bersama.

“InaRI Expo tidak hanya menampilkan hasil riset, tetapi menjadi panggung interaksi antara sains, industri, dan masyarakat. Di tengah perkembangan AI dan teknologi frontier lainnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi berbasis pengetahuan. Kami ingin memastikan hasil riset kita berdampak langsung dan nyata,” tegas Handoko.

 

Sinergi Riset, Inovasi, dan Industri: INTI & AI Experience Summit ID

Tahun ini, InaRI Expo juga akan berkonjungsi dengan pameran Indonesia Technology and Innovation (INTI) serta ajang AI Experience Summit ID. Ini menjadikan pameran ini sebagai episentrum pemikiran inovatif dan showcase teknologi nasional. Enam bidang tematik utama akan disoroti, meliputi ketahanan pangan, kesehatan dan teknologi medis, energi hijau, keanekaragaman hayati dan lingkungan, ketahanan sosial, serta ekonomi berbasis pengetahuan.

Kick off InaRI Expo 2025 juga menandai dimulainya kemitraan strategis antara BRIN dan PT INTI Indonesia Makmur sebagai penyelenggara INTI 2025. Kolaborasi ini diharapkan memadukan kekuatan riset dan inovasi nasional dengan potensi besar dari sektor industri dan teknologi.

“Kolaborasi antara INTI dan InaRI merupakan bentuk nyata sinergi antara pelaku riset, inovator, dan industri. Kami percaya bahwa inovasi akan tumbuh lebih kuat bila didukung oleh kerja sama dan saling percaya antar pemangku kepentingan,” ujar Hendri Bunardy, Direktur PT INTI Indonesia Makmur, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam memajukan inovasi.

Artikel Terkait