Semen Rusak Alam, Aksi Kamisan Solo Tolak Perampasan Alam Milik Warga Pracimantoro

Oleh rambak.co
4 Agustus 2025, 12:47 WIB

Rambak.co – Surakarta – Nyaring terdengar lamat-lamat, bertalu dengan deru hilir lalu-lalang kendaraan di Jl. Slamet Riyadi. Aksi Kamisan Solo mengangkat tema Tolak Perampasan Lahan dan Lingkungan bersolidaritas untuk Warga Pracimantoro, pada Kamis (31/07/2025).

Payung hitam gemertak terbuka jadi sebuah simbol. Simbol meletupnya tanda melawan. Di situ pada peserta akis menyuluh keberpihakan kepada warga yang tengah berjuang mempertahankan ruang hidpunya yang hijau permai dikangkangi oleh industri tambang dan pabrik semen.

“Bukan hanya perjuangan warga Pracimantoro, akan tetapi perjuangan kita semua menjaga bumi dari kerakusan, merawat akal sehat dari pemobodohan dan menjaga masa depan dari kehancuran.” Ujar Faqhot yang menenteng pengeras suara.

“Ini bukan hanya perjuangan warga Pracimantoro,” tegas Faqhot dalam penutupan orasinya.

Aksi itu juga turut dihadiri oleh perwakilan Paguyuban Tali Jiwa -Sri Wartanto. Wartanto mendaskan atas situasi yang sedang dihadapi masyarakat Pracimantoro, Wonogiri. Perjuangan untuk mempertahankan tanah subur hijau nan permainya.

“Selama ini masyarakat hidup damai. Bertani dan beternak menghidupi kami, menggantungkan hidup pada tanah karst dan sumber air yang alami. Namun semua itu terusik oleh keberadaa pabrik semen dan aktivitas tambang yang mengancam kelangsungan ekosistem. Kita memperjuangan Pracimantoro, kini dan anak cucu kita nanti.” Ujar salah satu warga yang angkat bicara di sela-sela aksi.

Paguyuban Tali Jiwa bersama warga Pracimantoro telah menyatakan penolakan atas rencaan pembangunan pabrik seman yang dinilai dapat merusak kawasan bentang alam dan merampas hak atas lingkungan hidup yang sehat.

Usaha meraka berlangsung melalui pelbagai cara; kampanye publik, menyerukan penolakan, termasuka partisipasi pada forum-forum lintas kota seperti aksi kamisan.

Sore itu, aksi kamisan sore menyeru. Menyuluh protes menampik ketidakadilan, pelanggaran hak asasi manusia. Mengutuk mereka yang rakus, tega menjambret hak warga Pracimantoro.

Solidaritas itu bukan hanya praktifk formil. Perjuangan warga Pracimantoro, tidak berdiri sendiri, akan tetapi sebuah gerakan lebih luas guna mempertahankan hak hidup, ruang alam dan keadilan ekologis.

Artikel Terkait