Edukasi Kesehatan Mental, Komunitas Muslimah Gelar Talkshow di Masjid Siti Aisyah Surakarta

Komunitas muslimah di Surakarta menggelar talkshow bertajuk "Kita Usahakan Lagi" yang berfokus pada isu kesehatan mental di Masjid Siti Aisyah, Surakarta pada Selasa (17/03/2026). Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan emosi di tengah tuntutan sosial modern.

Oleh rambak.co
18 Maret 2026, 21:14 WIB

Rambak.co, Surakarta – Komunitas muslimah di Surakarta menggelar talkshow bertajuk “Kita Usahakan Lagi” yang berfokus pada isu kesehatan mental di Masjid Siti Aisyah, Surakarta pada Selasa (17/03/2026). Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan emosi di tengah tuntutan sosial modern.

Praktisi hipnoterapi klinis, Endri Susilowati, yang hadir sebagai narasumber utama menyebutkan bahwa stigma negatif masih menjadi hambatan terbesar dalam penanganan kesehatan jiwa di Indonesia. Menurutnya, label sosial sering kali membuat individu takut mengakui kerentanan jiwa mereka.

Diskusi yang mengambil tema kesehatan mental ini merupakan ajakan untuk memutus rantai learned helplessness, atau kondisi di mana seseorang merasa tidak berdaya akibat tekanan bertubi-tubi,” ujar Endri dalam paparannya.

Ia menekankan bahwa langkah awal menuju resiliensi adalah keberanian mengakui emosi diri dan mencari dukungan sosial. Dalam forum tersebut, Endri juga memperkenalkan hipnoterapi sebagai metode komplementer holistik yang bekerja menyasar pikiran bawah sadar untuk melepaskan sumbatan emosional.

Selain pendekatan klinis, acara ini mengaitkan kesehatan mental dengan aspek spiritualitas, khususnya di bulan Ramadan. Upaya merawat jiwa atau hifz an-nafs dinilai sebagai bentuk ikhtiar yang selaras dengan nilai agama untuk mencapai kebahagiaan batin.

Sebagai tindak lanjut nyata bagi warga Solo, Endri kini membuka studio praktik profesional di Jl. Sutowijoyo No.45, Penumping, Laweyan. Ruang tersebut disediakan sebagai tempat privat bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi mendalam mengenai kesehatan mental.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Surakarta terhadap kesehatan jiwa terus meningkat sehingga setiap individu dapat memperoleh akses bantuan profesional dan dukungan komunitas yang suportif.

Artikel Terkait