UPA Peradin 2026 Digelar, Calon Advokat Ditekankan Miliki Profesionalisme dan Mental Kuat

Ketua pelaksanan Agus Yusuf Ahmadi SH, M.H C.L.M., C.L.A mengatakan bahwa ujian ini bukan angka untuk akhir dari sandangan keadvokatan. Akan tetapi melalui ujian Advokat ini, para peserta akan diantarkan ke pada pintu gerbang profesi keadvokatan.

Oleh rambak.co
31 Mei 2026, 10:58 WIB

Rambak.co, Surakarta – Peradin Kota Surakarta menggelar Ujian Provesi Advokat (UPA) di hotel Tawangmangu pada Sabtu (30/05/2026). Sebanyak enam belas peserta hadir dalam ujian tersebut. Mereka datang dari pelbagai wilayah, bukan hanya datang dari kota Surakarta.

Ketua pelaksanan Agus Yusuf Ahmadi SH, M.H C.L.M., C.L.A mengatakan bahwa ujian ini bukan angka untuk akhir dari sandangan keadvokatan. Akan tetapi melalui ujian Advokat ini, para peserta akan diantarkan ke pada pintu gerbang profesi keadvokatan.

Ia menandaskan bahwasannya ujian tersebut sebagai bagian penting advokat agar menjadi personality yang profesional.

“Dalam ujian ini, rekan-rekan harus serius dalam menjawab ujian yang dikeluarkan dari pimpinan pusat Peradin,” jelas Yusuf saat memberi pengantar malam sebelum ujian.

Yusuf menyoroti banyaknya advokat cerdas yang bertebaran di peradilan Indonesia. Meski demikian ia mempertanyakan terkait dengan keberpihakan atas ilmu yang telah ia dapatkan.

“Kita banyak menemui advokat-advokat pintar, dengan nilai cumlaude. Tetapi tidak punya klien. Untuk apa ilmunya itu,” jelas Yusuf.

Yusuf menegaskan bahwasannya ilmu yang telah didapatkan melalui ujian Advokat dapat dipergunakan untuk kepentingan mereka yang membutuhkan bantuan. Keilmuan yang didapatkan melalui ujian harus lekas dipergunakan dengan baik.

Hal senada turut pula disampaikan oleh Nuning Ritwanita Priliastuti selaku ketua DPD Peradin Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, Nuning mengajak para peserta ujian agar serius dalam menjawab beberapa soal yang akan diujikan.

Nuning mengatakan Ujian Advokat ini menjadi awal dari para calon advokat untuk menjadi advokat yang baik. Kendati demikian, ia mengajak para peserta untuk terus mengasah kualitas diri setelah melangsungkan ujian Advokat.

Ketua Peradin DPW Jawa Tengah Nuning Ritwanita Priliastuti menyambut para peserta Ujian Profesi Advokat
Ketua Peradin DPW Jawa Tengah Nuning Ritwanita Priliastuti menyambut para peserta Ujian Profesi Advokat

Boyamin Saiman selaku perwakilan dari Badan Pengurus Pusat Peradin memberikan pengarahan kepada para peserta. Ia menandaskan bahwa peserta harus memiliki mentalitas kuat saat memutuskan diri menjadi advokat.

Dalam pelatihan tersebut Boyamin sangat serius mendidik para calon advokat. Kendati demikian Boyamin memberikan tugas Pra Peradilan atau Judicial Review kepada para pesertanya sebagai praktik stressing management.

Boyamin ingin menekankan bagaimana pendidikan dan Ujian Advokat ini sebagai prasyarat serius mejadi seorang advokat.

“Hidup seorang advokat kedepan penuh tekanan. Kendati demikian saya mencoba mendidik peserta untuk mempersiapkanya,” tutur Boyamin di Hotel Pringgosari Karangnyar.

Hasil ujian yang telah diselesaikan oleh para pengacara ini, Badan Pengurus Pusat Peradin akan menentukan lulus atau tidaknya. Boyamin berpesan kepada para advokat untuk terus mengasah kualitasnya masing-masing. “Kedepan tugas masih panjang, advokat peradin harus memiliki keprofesionalan dan mental yang kuat,” pungkasnya.

Artikel Terkait