Koperasi Merah Putih di Jateng Serap Ribuan Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Desa dan Tekan Kemiskinan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai strategi pengentasan kemiskinan dan penggerak ekonomi lokal. Tercatat sebanyak 8.523 koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh wilayah Jateng dan siap menyerap sedikitnya 68.184 tenaga kerja.

Oleh rambak.co
12 Juli 2025, 14:27 WIB

Koperasi Merah Putih Potensi Serap Tenaga Kerja

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, menegaskan bahwa potensi penyerapan tenaga kerja akan terus meningkat seiring berkembangnya koperasi.

“Jumlah 68 ribu lebih itu baru dari sisi pengurus. Ketika koperasi mulai beroperasi aktif, tentu akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja untuk menjalankan berbagai unit usaha,” kata Eddy.

Ia menambahkan, jenis usaha koperasi Merah Putih sangat bervariasi, mulai dari penyediaan sembako, apotek, klinik kesehatan, simpan pinjam, logistik, hingga distribusi pupuk dan pakan ternak.

Di Kabupaten Kendal, salah satu koperasi di Kecamatan Boja sudah menggandeng lebih dari 20 pelaku UMKM lokal, seperti produsen olahan kolang-kaling, keripik, dan kopi khas daerah. Menurut pengurus koperasi, M Nur Yasin, langkah ini diambil agar hasil produksi UMKM bisa terserap pasar melalui koperasi.

Artikel Terkait