Koperasi Merah Putih di Jateng Serap Ribuan Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Desa dan Tekan Kemiskinan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai strategi pengentasan kemiskinan dan penggerak ekonomi lokal. Tercatat sebanyak 8.523 koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh wilayah Jateng dan siap menyerap sedikitnya 68.184 tenaga kerja.

Oleh rambak.co
12 Juli 2025, 14:27 WIB

“Dengan koperasi, kami berharap UMKM bisa lebih maju dan produknya dipasarkan lebih luas,” ujar Yasin.

Peluncuran resmi koperasi Merah Putih tingkat nasional dijadwalkan berlangsung 19 Juli 2025 di Kabupaten Klaten, dengan rencana dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menegaskan pentingnya kehadiran koperasi di tiap desa sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat.

“Kalau semua desa punya koperasi aktif, maka perputaran ekonomi tidak akan terpusat di kota saja. Desa akan makin berdaya,” katanya.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih. Pemprov Jateng juga telah menerbitkan surat edaran khusus untuk mempercepat pendirian koperasi di wilayahnya.

Artikel Terkait